Selasa, 14 Agustus 2012

ORANG BODOH JANGAN BERKECIL HATI, ORANG PINTER JANGAN BANGGA


Bertema Bisnis)

Ulasan orang Bodoh dari Mario Teguh :
Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis…
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus merekrut orang pintar.
Walhasil, boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.
Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia merekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki kesalahannya. Walhasil orang bodoh memerintah orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang pintar belajar demi mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.
Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya….
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah berada di atas.
Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi staf-nya orang bodoh.
Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, maka dia PHK orang-orang pintar yang berkerja….
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar ‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan….
Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Adapun mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Bill Gates (Microsoft), Dell, Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe Liong (BCA group). Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat (S1), tapi kemudian menjadi kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.
PERTANYAAN :
> Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
> Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
> Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
> Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??
KESIMPULAN:
- Jangan lama-lama jadi orang pinter, sebab lama-lama dia tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
- Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh. Kata kunci nya adalah ‘resiko’ dan ‘berusaha’, karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
- Orang pinter berpikir panjang sehingga dia bilang bahwa resikonya besar, selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut. Dan akan mengabdi pada orang bodoh…
- Pembahasan ini sangat cocok digunakan untuk tema bisnis atau mencari dunia, kalau untuk akhirat semakin berilmu semakin baik namun tetap harus diamalkan (editor)
Diamanakah posisi anda saat ini…? Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang…
Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada di tangan anda terserah untuk merubahnya, lalu perhatikan apa yang terjadi efeknya…

Sumber: faisalsatriani        Dari Website: Bob Sadino      Editor: Abu Saad (santri)        Tema: Bisnis
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;