Jumat, 17 Februari 2012

Hakikat Iblis

   Siapakah Iblis Itu ??
   Iblis laknatulloh adalah makhluk halusyang diciptakan Alloh w dari bara api sebelum Adam dan keturunannya diciptakan. Alloh w berfirman:
[QS.al-A`rof:12]
   Dia adalah kelompok jin yang mempunyai watak sombong dan menolak perintah Alloh w  dan menilai kemuliaan Dari sisi unsur, bukan Dari sisi amal sholih. Alloh w berfirman:
[QS.al-Kahfi:50]
  Dia adalah makhluk yang bisa melihat manusia dan manusia tidak bisa melihat dia, dia bisa menjelma menjadi seorang manusia
sebagaimana telah terjadi pada perang Badar ada seorang iblis yang menjelma seorang yang bernama Soroqoh bin Malik, dan diapun bisa menjelma menjadi binatang sebagaimana dalam kisah terbunuhnya seorang sahabat ketika memerangi ular yang hakikatnya adalah jin.
   Iblis disebut pula setan. Alloh w berfirman:
27.  Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia Telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya kami Telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.
Iblis Pengepung Manusia Dari Segala Penjuru
   Imam Abu Ja`far v berkata:
  “Iblis menggoda dari depan, yakni: Manusia dibuiat ragu-ragu dalam urusan akherat mereka. Dari belakang, yakni: Manusia dirayu agar berlebih-lebihan mencariurusan dunia sehingga lupa urusan akhiratnya. Iblis menggoda dari samping kanan, yakni: Aku goda mereka pada saat ingin melakukan amal sholih agar mereka jatuh pada perkara syubhat atau yang tidak jelas. Menggoda dari samping kiri, yakni: Aku bangkitkan syahwat mereka kepada yang haram, dan aku buat senang ketika mereka berbuat maksiat”. (Tafsir Ath-Thobari 12/338)
  Qotadah v berkata:
   “Iblis atau setan menggoda manusia dari depan, maksudnya setan memberi tahu manusia; tidak ada hari kebangkiatan, tidak ada suga dan neraka. Adapun dari belakang, setan menggoda urusan dunia mereka, setan memperindah urusan dunia menusia sehingga lupa akhiratnya. Adapun dari kanan, maksudnya setan menghambat manusia ketika ingin berbuat amal sholih. Adapun dari kiri, manusia dibuat senang dengan kemaksiatan. Setan mendatangi anak Adam Dari segala penjuru tetapi tidak mampu menggoda dari atas, karena setan tidak mampu mengahalangi rohmat Alloh e yang turun dari langit”. (Tafsir Thobaroni 12/340)
   Sahabat Ibnu Abbas a berkata:
   “Iblis tidak mampu berkata: ‘Aku akan menggoda mereka Dari atas’. Karena dia tahu sesungguhnya Alloh e diatas mereka dan rohmat itu dari atas”. (Tafsir Ad-Durul Mantsur 4/203)

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;