Iblis laknatulloh
adalah makhluk halusyang diciptakan Alloh w dari bara api
sebelum Adam dan keturunannya diciptakan. Alloh w berfirman:
[QS.al-A`rof:12]
Dia adalah kelompok jin
yang mempunyai watak sombong dan menolak perintah Alloh w
dan menilai kemuliaan Dari sisi unsur, bukan Dari sisi amal sholih.
Alloh w berfirman:
[QS.al-Kahfi:50]
Dia adalah makhluk yang
bisa melihat manusia dan manusia tidak bisa melihat dia, dia bisa menjelma
menjadi seorang manusia
sebagaimana telah terjadi pada perang Badar ada seorang iblis yang menjelma seorang yang bernama Soroqoh bin Malik, dan diapun bisa menjelma menjadi binatang sebagaimana dalam kisah terbunuhnya seorang sahabat ketika memerangi ular yang hakikatnya adalah jin.
sebagaimana telah terjadi pada perang Badar ada seorang iblis yang menjelma seorang yang bernama Soroqoh bin Malik, dan diapun bisa menjelma menjadi binatang sebagaimana dalam kisah terbunuhnya seorang sahabat ketika memerangi ular yang hakikatnya adalah jin.
Iblis disebut pula
setan. Alloh w berfirman:
27.
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan
sebagaimana ia Telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan
dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya.
Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang
kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya kami Telah menjadikan
syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.
Iblis Pengepung Manusia
Dari Segala Penjuru
Imam Abu Ja`far v berkata:
“Iblis menggoda dari
depan, yakni: Manusia dibuiat ragu-ragu dalam urusan akherat mereka. Dari
belakang, yakni: Manusia dirayu agar berlebih-lebihan mencariurusan dunia
sehingga lupa urusan akhiratnya. Iblis menggoda dari samping kanan, yakni: Aku
goda mereka pada saat ingin melakukan amal sholih agar mereka jatuh pada
perkara syubhat atau yang tidak jelas. Menggoda dari samping kiri, yakni: Aku
bangkitkan syahwat mereka kepada yang haram, dan aku buat senang ketika mereka
berbuat maksiat”. (Tafsir Ath-Thobari 12/338)
Qotadah v berkata:
“Iblis atau setan
menggoda manusia dari depan, maksudnya setan memberi tahu manusia; tidak ada hari
kebangkiatan, tidak ada suga dan neraka. Adapun dari belakang, setan menggoda
urusan dunia mereka, setan memperindah urusan dunia menusia sehingga lupa
akhiratnya. Adapun dari kanan, maksudnya setan menghambat manusia ketika ingin
berbuat amal sholih. Adapun dari kiri, manusia dibuat senang dengan
kemaksiatan. Setan mendatangi anak Adam Dari segala penjuru tetapi tidak mampu
menggoda dari atas, karena setan tidak mampu mengahalangi rohmat Alloh e yang turun dari
langit”. (Tafsir Thobaroni 12/340)
Sahabat Ibnu Abbas a berkata:
“Iblis tidak mampu
berkata: ‘Aku akan menggoda mereka Dari atas’. Karena dia tahu sesungguhnya
Alloh e diatas mereka dan
rohmat itu dari atas”. (Tafsir Ad-Durul Mantsur 4/203)
