Penjelasannya : Pada saat kita tidur sebetulnya otak tidak pernah tidur.
Otak selalu menjalankan aktivitasnya walaupun tidak sesibuk seperti di saat bangun, yaitu menjalankan sistem metabolisme tubuh. Pada malam hari, seiring menurunnya aktivitas tubuh, ritme gelombang otak pun mengalami penurunan. Namun apabila kita tidur sambil mendengarkan musik, televisi dalam keadaan hidup atau lampu ruangan sedang menyala terang, maka gelombang suara atau cahaya yang dipancarkan oleh peralatan tersebut tetap diterima oleh indera pendengaran dan penglihatan kita.
Otak selalu menjalankan aktivitasnya walaupun tidak sesibuk seperti di saat bangun, yaitu menjalankan sistem metabolisme tubuh. Pada malam hari, seiring menurunnya aktivitas tubuh, ritme gelombang otak pun mengalami penurunan. Namun apabila kita tidur sambil mendengarkan musik, televisi dalam keadaan hidup atau lampu ruangan sedang menyala terang, maka gelombang suara atau cahaya yang dipancarkan oleh peralatan tersebut tetap diterima oleh indera pendengaran dan penglihatan kita.
Gelombang suara diterima oleh alat pendengaran di dalam telinga dan
gelombang cahaya tetap dapat menembus kelopak mata dan diterima oleh
retina dan lensa mata . Gelombang-gelombang tersebut akan diteruskan ke
otak kita. Otak yang harusnya beristirahat akan kembali terangsang untuk
bekerja dan mengolah informasi yang masuk. Apabila hal ini berlangsung
sepanjang malam, berarti kita hanya tidur menurut tubuh luar, tetapi
tidak menurut otak.
Otak akan terus bekerja mengolah informasi yang masuk tersebut. Jadi
jangan biarkan otak Anda kelelahan karena harus tetap bekerja pada malam
hari, sedangkan di siang hari otak juga akan diperas oleh kegiatan
rutin kita. Kalau dia mogok, gimana, hayo ?.
sumber:http://www.blogtyo.com/2011/03/bahaya-musik-saat-tidur.html
sumber:http://www.blogtyo.com/2011/03/bahaya-musik-saat-tidur.html
