Biar tambah penasarannya, enaknya cerita dulu biar lebih
rileks. Cuman nanti jangan marah dulu kalo ceritanya Cuma gitu tok,
karena kita cuma cerita Nabi Nuh yang sudah diketahui banyak orang.
Singkatnya, ketika Allah memerintahkan Nabi Nuh membuat
bahtera (kapal aja lah) yang akan digunakan perlindungan ketika Allah menurunkan
Adzab-Nya kepada para pengingkar Nabi Nuh. Eh bukannya bertaubat, malah mereka
semakin lancang
mencemooh beliau, mengolok-olok bahkan ada yang menganggap
beliau sudah gila lantaran membuat kapal di daratan yang jauh dari perairan.
Beliau hanya diam menyikapi mereka. Hingga tiba saatnya
adzab turun, air datang dari segala penjuru memenuhi seluruh permukaan bumi.
Semua makhluk bernyawa binasa kecuali yang bersama beliau menaiki kapal.
Saat itulah beliau membalas penertawaan kaum beliau yang
dahulu. Nah, inilah yang saya maksud, orang yang tertawa di akhirlah yang
paling terlama tertawanya.
38. dan mulailah Nuh membuat bahtera. dan Setiap kali pemimpin kaumnya
berjalan meliwati Nuh, mereka mengejeknya. berkatalah Nuh: "Jika kamu
mengejek Kami, Maka Sesungguhnya Kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu
sekalian mengejek (kami).
39.
kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakannya
dan yang akan ditimpa azab yang kekal."
Seperti ini juga banyak kita jumpai
dalam kehudipan sehari-hari. Contoh gampangannya, tidak banyak tahu di antara
kita ternyata orang yang selalu diejek dan ditertawakan justru akhirnya malah
yang paling berbahagi, sehingga pas ada kesempatan untuk “NYEMESH” orang yang
dahulu menertawakan sekarang gilirannya dia tertawakan, bahkan rasanya
sakiiiiiiiiiiiiiiiiiiit.
Contoh lain, di antara kita ada
yang seriusnya bukan main saat belajar dan sungguh-sungguh sampe’-sampe’
kadang-kadang diejek sama yang lain sok rajinlah, sok pandailah, dst. Kalau dia
teruskan sikapnya tanpa menggubris ulah mereka, walaupun terkadang sedikit
menyakitkan juga.
Finalnya, pas ujian (kalau istilah
jawanya ya imtihan) kok dia dapat nilai terbaik atau prestasi tertinggi, jangan
disalahkan kalau dia balas menertawakan orang-orang yang pernah mengejeknya.
Sudah kalah ditertawai lagi.
Panaaaaaaaaaaaaaaaaaas….
